InsyaAllah Sekarang Giliran Kita
Oleh: Edriana,S.Pd
Kamu lelah mujahid? Yakinlah yang lain juga lelah...
Kamu sakit mujahid? Yakinlah yang lain juga sakit...
Kamu terluka mujahid? Yakinlah yang lain juga terluka...
Lelah, sakit dan terluka itu biasa di dalam perjuangan. Apa lagi perjuangan ini tidak lah sederhana.
Tapi sadarlah mujahid, lelah mu, sakit mu, luka mu itu tidak akan sia-sia. Semuanya ada nilainya. Semua ada catatannya. Dan semua itu ada balasannya. Balasan yang setimpal disisi Tuhan mu.
Sekarang belum saatnya beristirahat. Pekerjaan masih banyak, perjuangan itu belumlah usai. Selagi masih ada waktu berdirilah. Mainkan panah mu. Teriakan takbir mu. Allahu Akbar..Allahu Akbar...Allahu Akbar!!!
Tegak berdiri. Angkat kepala mu. Tataplah pertolongan Ilahi Rabbi. InsyaAllah kemenangan itu akan tiba. InsyaAllah sekarang giliran kita.
#AYOLEBIHBAIK
#PKSNOMER8
#2019PILIHPKS
#2019INSYAALLAHPKSMENANG
#EDRIANASPd
#CALEGNOMER9
#DAPIL1PAYAKUMBUHBARAT
Rabu, 03 April 2019
Sekaan Air Mata
Sekaan Air Mata
Oleh: Edriana,S.Pd
Rabb, Engkau selalu punya cara menghibur hati hamba mu yang terluka.Pekan kemaren kami mendapat kabar duka, bahwa saudara- saudara kami di newzeland syahid dizholimi teroris. Tapi jumat kemaren kami mendapat berita yang menyejukkan hati ini...
Rabb, berbeda dengan saudara kami yang di sana, di bumi palestina, seakan duka nya selalu menganga.Tak pernah sirna.
Tapi Engkau hibur setiap duka dengan berita gembira. Berita syuga. SYUHADA,gelar kehormatan yang Engkau berikan untuk mengobati segala duka
Rabb...
Tangan-tangan tak berhenti bekerja menghibur duka, menghapus linangan air mata.
#Ayolebihbaik
#PKSnomor8
Oleh: Edriana,S.Pd
Rabb, Engkau selalu punya cara menghibur hati hamba mu yang terluka.Pekan kemaren kami mendapat kabar duka, bahwa saudara- saudara kami di newzeland syahid dizholimi teroris. Tapi jumat kemaren kami mendapat berita yang menyejukkan hati ini...
Rabb, berbeda dengan saudara kami yang di sana, di bumi palestina, seakan duka nya selalu menganga.Tak pernah sirna.
Tapi Engkau hibur setiap duka dengan berita gembira. Berita syuga. SYUHADA,gelar kehormatan yang Engkau berikan untuk mengobati segala duka
Rabb...
Tangan-tangan tak berhenti bekerja menghibur duka, menghapus linangan air mata.
#Ayolebihbaik
#PKSnomor8
Jadilah Pupuk Penumbuh Bunga-Bunga
Jadilah Pupuk Penumbuh Bunga-Bunga
Oleh: Edriana,S.Pd
Sebatang pohon, saat diberi pupuk dengan takaran yang pas maka bunga-bunganya pun akan cepat tumbuh dan bermekaran. Lalu buahnya pun muncul dan akan menghasilkan bagi siapa saja. Akan tetapi saat pupuk yang siberikan berlebihan dari takarannya, jangankan bunga dan buah, bisa-bisa pohon tersebut akan mati.
Seperti itu jualah pujian bagi manusia. Saat takarannya pas dan diberikan dengan hati yang ikhlas, maka dia akan menjadi pupuk yang akan melahirkan energi positif. Menambah semangat dan kasih sayang.
Akan tetapi, saat pujian diberikan dengan berlebihan maka akan menjadi racun yang akan melahirkan kesombongan. Menerbangkan hati kelangit yang tinggi, lalu menghempaskannya di jurang kesengsaraan.
Semoga pujian kepada saudara kita, itu ibarat pupuk yang akan menumbuhkan bunga-bunga. Bukan sebaliknya menjadi racun yang merontokan daun-daun keikhlasan.
Karena sebenarnya pujian itu untuk Allah semata.
#AyoLebihBaik
#17AprilPilihPKS
#PKSnomor8
#EdrianaSPd
#Calegnomor9
#Dapil1PayakumbuhBarat
Oleh: Edriana,S.Pd
Sebatang pohon, saat diberi pupuk dengan takaran yang pas maka bunga-bunganya pun akan cepat tumbuh dan bermekaran. Lalu buahnya pun muncul dan akan menghasilkan bagi siapa saja. Akan tetapi saat pupuk yang siberikan berlebihan dari takarannya, jangankan bunga dan buah, bisa-bisa pohon tersebut akan mati.
Seperti itu jualah pujian bagi manusia. Saat takarannya pas dan diberikan dengan hati yang ikhlas, maka dia akan menjadi pupuk yang akan melahirkan energi positif. Menambah semangat dan kasih sayang.
Akan tetapi, saat pujian diberikan dengan berlebihan maka akan menjadi racun yang akan melahirkan kesombongan. Menerbangkan hati kelangit yang tinggi, lalu menghempaskannya di jurang kesengsaraan.
Semoga pujian kepada saudara kita, itu ibarat pupuk yang akan menumbuhkan bunga-bunga. Bukan sebaliknya menjadi racun yang merontokan daun-daun keikhlasan.
Karena sebenarnya pujian itu untuk Allah semata.
#AyoLebihBaik
#17AprilPilihPKS
#PKSnomor8
#EdrianaSPd
#Calegnomor9
#Dapil1PayakumbuhBarat
Teriakan Luka Jiwa
Teriakan Luka Jiwa
Oleh: Edriana,S.Pd
Adakah yang bisa ku lakukan untuk mu saudari ku...
Saat diri mu menyaksikan putra-putri mu terkulai tak bernyawa dihadapan mu..
Diasaat suami-suami terkasih mu satu-persatu berlari menjeput syahidnya....
Darah di mana-mana..
Ledakan peluru dan meriam mejadi nyanyian penjeput kematian...
Teriakan..tangis...bersatu menyimbolkan engkau masih seorang manusia...
Manusia yang terluka..
Pekik takbir dan dzikir-dzikir menjadi penguat kalbu yang terkoyak..terluka..berdarah dan bernanah..
Kepada siapa lagi teriakan luka jiwa ini kusampaikan...
Hanya kepada Mu Rabb..
Hanya kepada Mu..
Kutitip doa-doa cinta untuk mereka yang lagi berduka...
Semoga Rahman..Rahim Mu memeluk hati-hati mereka yang nestapa...
Menghangatkan jiwa raga mereka yang mengigil duka...
#salamcintauntukseluruhsaudarakuyangterluka
Oleh: Edriana,S.Pd
Adakah yang bisa ku lakukan untuk mu saudari ku...
Saat diri mu menyaksikan putra-putri mu terkulai tak bernyawa dihadapan mu..
Diasaat suami-suami terkasih mu satu-persatu berlari menjeput syahidnya....
Darah di mana-mana..
Ledakan peluru dan meriam mejadi nyanyian penjeput kematian...
Teriakan..tangis...bersatu menyimbolkan engkau masih seorang manusia...
Manusia yang terluka..
Pekik takbir dan dzikir-dzikir menjadi penguat kalbu yang terkoyak..terluka..berdarah dan bernanah..
Kepada siapa lagi teriakan luka jiwa ini kusampaikan...
Hanya kepada Mu Rabb..
Hanya kepada Mu..
Kutitip doa-doa cinta untuk mereka yang lagi berduka...
Semoga Rahman..Rahim Mu memeluk hati-hati mereka yang nestapa...
Menghangatkan jiwa raga mereka yang mengigil duka...
#salamcintauntukseluruhsaudarakuyangterluka
Rehatlah Sebentar Nak!
Rehat sejenak Nak...
Oleh:Edriana,S.Pd
Rehat sejenak Nak...
Diantara bebisiknya daun-daun
Hirup dalam-dalam dzikirnya bersenandung...
Rehat sejenak Nak...
Dari dunia yang berwarna dan beragam rasa
Tatap tenangnya hijaunya menyelinap jiwa..
Memberi energi..
Memberi semangat...
Rehat sejenak Nak...
Di bawah menjulangnya langit nan luas...
Melambangkan hati yang harus engkau miliki, untuk mengharungi kehidupan...
Islam menunggu mu...
Indonesia juga menunggu mu...
Beban mu tidaklah ringan Nak...
#ayolebihbaik
#2019pilihPKS
#PKSnomor8
#Edriana,SPd
#calegnomorurut9
Oleh:Edriana,S.Pd
Rehat sejenak Nak...
Diantara bebisiknya daun-daun
Hirup dalam-dalam dzikirnya bersenandung...
Rehat sejenak Nak...
Dari dunia yang berwarna dan beragam rasa
Tatap tenangnya hijaunya menyelinap jiwa..
Memberi energi..
Memberi semangat...
Rehat sejenak Nak...
Di bawah menjulangnya langit nan luas...
Melambangkan hati yang harus engkau miliki, untuk mengharungi kehidupan...
Islam menunggu mu...
Indonesia juga menunggu mu...
Beban mu tidaklah ringan Nak...
#ayolebihbaik
#2019pilihPKS
#PKSnomor8
#Edriana,SPd
#calegnomorurut9
Saat Bertemu Langsung
Saat Bertemu Langsung
Oleh: Edriana,S.Pd
Selain kampanye terbuka, PKS juga melakukan kampanye langsung menemui masyarakat langsung. Mengetuk setiap pintu rumah, tampa membedakan rumah mewah ataupun sederhana. Mengampanyekan PKS beserta Caleg-Calegnya dan mendengarkan tanggapan dan masukan dari masyarakat yang biasa kami sebut sistim Direct Selling (DS) . DS ini sudah kesekian kali saya lakukan. Sejak kuliah dulu sampai sekarang. Setiap pemilu, Pilkada, Pilpres, DS adalah kewajiban setiap kader PKS. Dan ini bentuk jihad siyasi/politik kami. Kami lakukan dengan penuh tanggungjawab dan tampa bayaran sepersen pun.
Sedikit perbedaan DS yang dulu dengan yang sekarang. Dulu Men DS kan ikhwah lain yang kebetulan diamanahi menjadi caleg, calon walikota atau calon Gubernur, tapi kali ini mau tak mau men DSkan diri sendiri. Dan ternyata itu sangatlah berat, karena ini amanah bukan untuk ikhwah lain, akan tetapi pada diri ini sendiri.
Saat DS ke masyarakat, berbagai cerita dan tanggapan dari Masyarakat saya temui..
"ko iyo bana padek, caleg langsuang nan turun manamui kami. Caleg langsuang nan mandangaan keluhan kami. " dalam bahasa minang. Yang artinya
"Mantap..caleg yg langsung yg menemui kami masyarakat. Caleg langsung yang mendengarkan keluhan kami"
Begitu lah komentar positif dari masyarakat. Curhatan tentang berbagai hal dan harapan-harapan merekapun mengalir. Begitu mereka merindukan wakil mereka yang merakyat. Mendengar dan bertemu langsung dengan mereka.
Tapi kadang ada juga yang negatif...
"Manga Ibuk yang turun langsuang. Suruah lah yang lain. Agiah piti, salasai". Begitu lah "saran",yang artinya,
"Kenapa ibu yang turun langsung, suruh saja orang lain..kasih uang, beres."
Membuat caleg seakan-akan terpisah dengan masyarakat pemilihnya. Dan secara tidak langsung yang mereka butuhkan uang. Bukan wakil mereka.
Tetapi itulah pendapat. Pendapat bagi berbagai masyarakat yang heterogen, (beragam) terhadap PEMILU. Semuanya sesuai dengan pola pikir, pendidikan, gaya hidup, pengalaman dan cara pandang terhadapap perhelatan yang dilakukan 5 tahun sekali ini.
Ada yang beranggapan pemilu adalah ajang pemilihan Partai dengan caleg-calegnya untuk menyuaraka dan memperjuangkan aspirasi mereka. Melahirkan aturan-aturan yang akan melindungi mereka juga.
Tetapi ada juga yang beranggapan pemilu adalah ajang untuk meraup keuntungan sesaat. Tak terlalu memperdulikan ada atau tidaknya nanti yang akan memperjuangkan aspirasi.
#marimenjadipemilihcerdas
#ayolebihbaik
#pilihPKSnomor8
#EdrianaSpd
Oleh: Edriana,S.Pd
Selain kampanye terbuka, PKS juga melakukan kampanye langsung menemui masyarakat langsung. Mengetuk setiap pintu rumah, tampa membedakan rumah mewah ataupun sederhana. Mengampanyekan PKS beserta Caleg-Calegnya dan mendengarkan tanggapan dan masukan dari masyarakat yang biasa kami sebut sistim Direct Selling (DS) . DS ini sudah kesekian kali saya lakukan. Sejak kuliah dulu sampai sekarang. Setiap pemilu, Pilkada, Pilpres, DS adalah kewajiban setiap kader PKS. Dan ini bentuk jihad siyasi/politik kami. Kami lakukan dengan penuh tanggungjawab dan tampa bayaran sepersen pun.
Sedikit perbedaan DS yang dulu dengan yang sekarang. Dulu Men DS kan ikhwah lain yang kebetulan diamanahi menjadi caleg, calon walikota atau calon Gubernur, tapi kali ini mau tak mau men DSkan diri sendiri. Dan ternyata itu sangatlah berat, karena ini amanah bukan untuk ikhwah lain, akan tetapi pada diri ini sendiri.
Saat DS ke masyarakat, berbagai cerita dan tanggapan dari Masyarakat saya temui..
"ko iyo bana padek, caleg langsuang nan turun manamui kami. Caleg langsuang nan mandangaan keluhan kami. " dalam bahasa minang. Yang artinya
"Mantap..caleg yg langsung yg menemui kami masyarakat. Caleg langsung yang mendengarkan keluhan kami"
Begitu lah komentar positif dari masyarakat. Curhatan tentang berbagai hal dan harapan-harapan merekapun mengalir. Begitu mereka merindukan wakil mereka yang merakyat. Mendengar dan bertemu langsung dengan mereka.
Tapi kadang ada juga yang negatif...
"Manga Ibuk yang turun langsuang. Suruah lah yang lain. Agiah piti, salasai". Begitu lah "saran",yang artinya,
"Kenapa ibu yang turun langsung, suruh saja orang lain..kasih uang, beres."
Membuat caleg seakan-akan terpisah dengan masyarakat pemilihnya. Dan secara tidak langsung yang mereka butuhkan uang. Bukan wakil mereka.
Tetapi itulah pendapat. Pendapat bagi berbagai masyarakat yang heterogen, (beragam) terhadap PEMILU. Semuanya sesuai dengan pola pikir, pendidikan, gaya hidup, pengalaman dan cara pandang terhadapap perhelatan yang dilakukan 5 tahun sekali ini.
Ada yang beranggapan pemilu adalah ajang pemilihan Partai dengan caleg-calegnya untuk menyuaraka dan memperjuangkan aspirasi mereka. Melahirkan aturan-aturan yang akan melindungi mereka juga.
Tetapi ada juga yang beranggapan pemilu adalah ajang untuk meraup keuntungan sesaat. Tak terlalu memperdulikan ada atau tidaknya nanti yang akan memperjuangkan aspirasi.
#marimenjadipemilihcerdas
#ayolebihbaik
#pilihPKSnomor8
#EdrianaSpd
Bukan Kader Terbaik
Bukan Kader Terbaik
Oleh: Edriana,S.Pd
Ada yang bilang, "caleg PKS adalah kader terbaik partai"
Tapi jujur saya katakan
Saya hanya kader biasa, jauh sekali dari kata terbaik
Yang ada pada saya cuma CINTA. Cinta dan tanggungjawab kepada partai dakwah dan masyarakat. Ditugaskan menjadi caleg untuk
Menjeput aspirasi masyarakat, agar masyarakat merasakan ada partai Islam yang peduli dan mencintai mereka.
Agar masyarakat tahu, bahwa islam itu agama sempurna, yang mengurusi segala aspek kehidupan manusia, tak hanya ibadah di masjid saja, tetapi juga mengurus dan memimpin masyarakat. Membuat aturan untuk melindungi dan menata kehidupan bermasyarakat dan bernegara.
Melihat masalah yang ada dan berusaha mencarikan solusi terbaiknya.
Agar masyarakat merasakan Islam itu adalah Rahmat bagi seluruh alam. Tak hanya muslim, tapi non Muslim juga akan aman damai di bawah naungannya.
#Ayolebihbaik
#PKSnomor8
Oleh: Edriana,S.Pd
Ada yang bilang, "caleg PKS adalah kader terbaik partai"
Tapi jujur saya katakan
Saya hanya kader biasa, jauh sekali dari kata terbaik
Yang ada pada saya cuma CINTA. Cinta dan tanggungjawab kepada partai dakwah dan masyarakat. Ditugaskan menjadi caleg untuk
Menjeput aspirasi masyarakat, agar masyarakat merasakan ada partai Islam yang peduli dan mencintai mereka.
Agar masyarakat tahu, bahwa islam itu agama sempurna, yang mengurusi segala aspek kehidupan manusia, tak hanya ibadah di masjid saja, tetapi juga mengurus dan memimpin masyarakat. Membuat aturan untuk melindungi dan menata kehidupan bermasyarakat dan bernegara.
Melihat masalah yang ada dan berusaha mencarikan solusi terbaiknya.
Agar masyarakat merasakan Islam itu adalah Rahmat bagi seluruh alam. Tak hanya muslim, tapi non Muslim juga akan aman damai di bawah naungannya.
#Ayolebihbaik
#PKSnomor8
Pahlawan Terhebat
Pahlawan Terhebat Dalam Hidup Ku...
Apapun yang ada pada mu Papa..adalah yang yang terbaik di mata dan hati ku..
Apapun yang engkau lakukan Papa,adalah yang terhebat bagi ku.
Engkau adalah inspirasi ku dalam segala hal
Engkau adalah idola nyata bagi ku...
Anugrah terindah yang Allah berikan pada ku adalah menjadi putri sulung mu...
Selamat hari lahir Papa...
Semoga Allah memberkahi setiap helaan nafas mu..setiap langkah mu...
Banyak doa2 yang terucap untuk mu, yang kubisikan kepada Allah di setiap saat.
Semoga Allah mengabulkannya..
#loveyoudaddy
#myhero
#miladmydaddy
#66th
#myinspiration
Apapun yang ada pada mu Papa..adalah yang yang terbaik di mata dan hati ku..
Apapun yang engkau lakukan Papa,adalah yang terhebat bagi ku.
Engkau adalah inspirasi ku dalam segala hal
Engkau adalah idola nyata bagi ku...
Anugrah terindah yang Allah berikan pada ku adalah menjadi putri sulung mu...
Selamat hari lahir Papa...
Semoga Allah memberkahi setiap helaan nafas mu..setiap langkah mu...
Banyak doa2 yang terucap untuk mu, yang kubisikan kepada Allah di setiap saat.
Semoga Allah mengabulkannya..
#loveyoudaddy
#myhero
#miladmydaddy
#66th
#myinspiration
Lukisan Rentang
Lukisan Rentang
Oleh: Edriana,S.Pd
Selalu ada senyum dan cinta Ilahi disetiap rentang kehidupan
CintaNya menerangi hari-hari
CintaNya beragam bentuk dan warna
Tersusun indah bak mozaik dalam kehidupan...
Mata kita terlalu sederhana
Mata-Nyalah yang maha suci
Menembus semua ruang dan kondisi...
Senyum, tawa, air mata dan duka sengaja Allah ciptakan
Karna si sanalah diasah dan dipolesnya jiwa-jiwa
Jiwa kerdil yang dilatih agar besar dan matang
Jiwa-jiwa lemah yang dibuat tegar dan kuat.
Karena kehidupan ini diciptakannya bukan untuk keegoisan dan kemanjaan semata
Tetapi kehidupan diciptan untuk memancarkan energi kebenaran...
Kehidupan tak sebatas lahir dan berpulang..
Rentangnya yang akan dipertanggungjawabkan
Apakah akan dilukis dengan karya-karya indah
Atau diisi dengan goresan-goresan sederhana saja
Semuanya terpulang kepada kita
Yang diamanahi kuas dalam rentang...
#Ayolebihbaik
Oleh: Edriana,S.Pd
Selalu ada senyum dan cinta Ilahi disetiap rentang kehidupan
CintaNya menerangi hari-hari
CintaNya beragam bentuk dan warna
Tersusun indah bak mozaik dalam kehidupan...
Mata kita terlalu sederhana
Mata-Nyalah yang maha suci
Menembus semua ruang dan kondisi...
Senyum, tawa, air mata dan duka sengaja Allah ciptakan
Karna si sanalah diasah dan dipolesnya jiwa-jiwa
Jiwa kerdil yang dilatih agar besar dan matang
Jiwa-jiwa lemah yang dibuat tegar dan kuat.
Karena kehidupan ini diciptakannya bukan untuk keegoisan dan kemanjaan semata
Tetapi kehidupan diciptan untuk memancarkan energi kebenaran...
Kehidupan tak sebatas lahir dan berpulang..
Rentangnya yang akan dipertanggungjawabkan
Apakah akan dilukis dengan karya-karya indah
Atau diisi dengan goresan-goresan sederhana saja
Semuanya terpulang kepada kita
Yang diamanahi kuas dalam rentang...
#Ayolebihbaik
Perempuan dan Politik
Perempuan dan Politik
By: Edriana,S.Pd
Disinilah jihad siyasi itu penting atau yang dikenal juga dg jihad politik. Jihad di parlemen. Karena tak bisa dipungkiri "peperangan" itu juga di parlemen. Calon2 anggota dewan yg akan kita pilih akan menentukan siapa yang akan "berperang" di gedung Perwakilan Rakyat nanti. Jangan sembarang pilih. jangan salah pilih. Kalau kita salah pilih, dampaknya kepada kehidupan kita juga. Karena Undang-Undang yang akan berlaku diperjuangkan dan dihaailkan oleh wakil yang kita pilih.
Jangan Golput
Jangan Sembarang Pilih
Jangan Salah Pilih
Apalagi isu-isu wanita, anak dan perkawinan saat ini menjadi sasaran empuk untuk sisusupi pihak-pihak yg ingin menghancurkan Islam dan Indonesia. Dan disinilah peran perempuan di dunia politik sangat diperlukan. Karena wanitalah yang lebih sensitif memperjuangkan nasib kaumnya. Perempuan lah yang paham apa yang dirasakan perempuan.
Mari dukung perempuan terjun ke ranah politik. Karena banyak yg akan diperjuangkan perempuan di sana.
#ayolebihbaik
#PKSnomer8
#perempuanpilihperempuan
#calegperempuanpks
#EdrianaSPd
#nomerurut9
#dapil1payakumbuhbarat
By: Edriana,S.Pd
Disinilah jihad siyasi itu penting atau yang dikenal juga dg jihad politik. Jihad di parlemen. Karena tak bisa dipungkiri "peperangan" itu juga di parlemen. Calon2 anggota dewan yg akan kita pilih akan menentukan siapa yang akan "berperang" di gedung Perwakilan Rakyat nanti. Jangan sembarang pilih. jangan salah pilih. Kalau kita salah pilih, dampaknya kepada kehidupan kita juga. Karena Undang-Undang yang akan berlaku diperjuangkan dan dihaailkan oleh wakil yang kita pilih.
Jangan Golput
Jangan Sembarang Pilih
Jangan Salah Pilih
Apalagi isu-isu wanita, anak dan perkawinan saat ini menjadi sasaran empuk untuk sisusupi pihak-pihak yg ingin menghancurkan Islam dan Indonesia. Dan disinilah peran perempuan di dunia politik sangat diperlukan. Karena wanitalah yang lebih sensitif memperjuangkan nasib kaumnya. Perempuan lah yang paham apa yang dirasakan perempuan.
Mari dukung perempuan terjun ke ranah politik. Karena banyak yg akan diperjuangkan perempuan di sana.
#ayolebihbaik
#PKSnomer8
#perempuanpilihperempuan
#calegperempuanpks
#EdrianaSPd
#nomerurut9
#dapil1payakumbuhbarat
Satu Titik Pertemuan
Satu Titik Pertemuan
Oleh: Edriana, S.Pd
Sungguh Allah telah menjamin Kemenangan dakwah ini. Apakah dengan adanya sumbangsih kita, atau tidak adanya sumbangsih kita di dakwah ini.
"Jikalau kamu tidak menolongnya (Muhammad) maka sesungguhnya Allah telah menolongnya (yaitu) ketika orang-orang kafir (musyrikin Mekah) mengeluarkannya (dari Mekah) sedang dia salah seorang dari dua orang ketika keduanya berada dalam gua, di waktu dia berkata kepada temannya, “Janganlah kamu berduka cita, sesungguhnya Allah beserta kita.” Maka Allah menurunkan ketenangan-Nya kepada (Muhammad) dan membantunya dengan tentara yang kamu tidak melihatnya, dan Allah menjadikan seruan orang-orang kafir itulah yang rendah. Dan kalimat Allah itulah yang tinggi. Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (At-Taubah[9]: 40).
Jadi, menjadi apapun di dakwah ini adalah suatu berkah. Suatu nikmat yang besar. Karena sesungguhnya kita yang butuh dakwah. Bukan dakwah yang butuh kita.
Mainkan saja peran mu. Apakah di depan barisan, Tengah ataupun belakang. Selagi bisa bersumbansih besar atau kecil bagi dakwah ini, insyaAllah pasti akan bertemu di satu titik. Ridho Ilahi.
#ayolebihbaik
#2019insyaAllahPKSmenang
#Edriana
#CalegperempuanPKS
#nomorurut9
#Dapil1payakumbuhbarat
Oleh: Edriana, S.Pd
Sungguh Allah telah menjamin Kemenangan dakwah ini. Apakah dengan adanya sumbangsih kita, atau tidak adanya sumbangsih kita di dakwah ini.
"Jikalau kamu tidak menolongnya (Muhammad) maka sesungguhnya Allah telah menolongnya (yaitu) ketika orang-orang kafir (musyrikin Mekah) mengeluarkannya (dari Mekah) sedang dia salah seorang dari dua orang ketika keduanya berada dalam gua, di waktu dia berkata kepada temannya, “Janganlah kamu berduka cita, sesungguhnya Allah beserta kita.” Maka Allah menurunkan ketenangan-Nya kepada (Muhammad) dan membantunya dengan tentara yang kamu tidak melihatnya, dan Allah menjadikan seruan orang-orang kafir itulah yang rendah. Dan kalimat Allah itulah yang tinggi. Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (At-Taubah[9]: 40).
Jadi, menjadi apapun di dakwah ini adalah suatu berkah. Suatu nikmat yang besar. Karena sesungguhnya kita yang butuh dakwah. Bukan dakwah yang butuh kita.
Mainkan saja peran mu. Apakah di depan barisan, Tengah ataupun belakang. Selagi bisa bersumbansih besar atau kecil bagi dakwah ini, insyaAllah pasti akan bertemu di satu titik. Ridho Ilahi.
#ayolebihbaik
#2019insyaAllahPKSmenang
#Edriana
#CalegperempuanPKS
#nomorurut9
#Dapil1payakumbuhbarat
Saat Membuka Pintu Syurga
Saat Membuka Pintu Syurga..
Oleh: Edriana, S.Pd
Hari-hari yang akan terus berganti...
Mau ganti dengan semangat..?
Atau menangis di sudut sepi...
itu terserah kita...
Mau di isi dengan kemenangan setiap detik demi detik nya?
Atau kekalahan disetiap denyut jantungnya?
Itu terserah kita...
Sahabat dan orang-orang baik, yakin lah.. pasti akan selalu ada.
Dan sebaliknya, yang iri, curang pasti tak akan pernah habis...
Mau engkau pilih yang mana?
Di cintai semua orang itu mustahil...
Tapi satu dua itu sangatlah mungkin...
Kadang jumlah tak berbanding lurus dengan hasil.
Kadang sedikit..itu yang menggigit...
Berjalan terus karena Ilahi...
Menatap hari-hari yang pasti akan penuh tantangan...
Rintangan...
Dan luka...
Tapi jangan lupa...
Akan selalu ada cintaNya...
Yang akan membalur luka-luka...
Menyeka air mata, menjadi tenaga dan semangat baru...
Terus berdiri...
Terus berlari...
Sampai kemenangan itu di depan mata...
Bukan kah bagi seorang mujahid kemenangan itu bukan hanya saat membuka pintu benteng musuh saja...
Tapi kemenagan hakiki saat membuka pintu Syurga...
ALLAHU AKBAR!!!
Oleh: Edriana, S.Pd
Hari-hari yang akan terus berganti...
Mau ganti dengan semangat..?
Atau menangis di sudut sepi...
itu terserah kita...
Mau di isi dengan kemenangan setiap detik demi detik nya?
Atau kekalahan disetiap denyut jantungnya?
Itu terserah kita...
Sahabat dan orang-orang baik, yakin lah.. pasti akan selalu ada.
Dan sebaliknya, yang iri, curang pasti tak akan pernah habis...
Mau engkau pilih yang mana?
Di cintai semua orang itu mustahil...
Tapi satu dua itu sangatlah mungkin...
Kadang jumlah tak berbanding lurus dengan hasil.
Kadang sedikit..itu yang menggigit...
Berjalan terus karena Ilahi...
Menatap hari-hari yang pasti akan penuh tantangan...
Rintangan...
Dan luka...
Tapi jangan lupa...
Akan selalu ada cintaNya...
Yang akan membalur luka-luka...
Menyeka air mata, menjadi tenaga dan semangat baru...
Terus berdiri...
Terus berlari...
Sampai kemenangan itu di depan mata...
Bukan kah bagi seorang mujahid kemenangan itu bukan hanya saat membuka pintu benteng musuh saja...
Tapi kemenagan hakiki saat membuka pintu Syurga...
ALLAHU AKBAR!!!
Yang Terindah
Yang Terindah
By Edriana, S.Pd
Menjadi ibu yang hebat tidak perlu cantik...karena bagi kami tampa polesan apaun Engkau sudah bak bidadari...
Menjadi ibu hebat, tak perlu bergelimang harta...karena bagi kami setiap tatapan mata mu menghamburkan permata...
Menjadi ibu yang hebat tidaklah harus pintar...karena bagi kami setiap tindakan mu itu genius..
Menjadi ibu hebat tidaklah perlu wangi, karena seteiap tetes keringat dan air mata mu menjadi aroma kerinduan kami...
Ibu...
Apapun diri mu..
Siapapun diri mu...
Bagi kami engakau adalah...
Yang Terhebat...
Yang terindah...
Terimakasih Ibu...
#selamathariibu
#permpuanpenglahirperadapan
#perempuanterindah
#pkssayangibu
#ayolebihbaik
#pksnomor8
By Edriana, S.Pd
Menjadi ibu yang hebat tidak perlu cantik...karena bagi kami tampa polesan apaun Engkau sudah bak bidadari...
Menjadi ibu hebat, tak perlu bergelimang harta...karena bagi kami setiap tatapan mata mu menghamburkan permata...
Menjadi ibu yang hebat tidaklah harus pintar...karena bagi kami setiap tindakan mu itu genius..
Menjadi ibu hebat tidaklah perlu wangi, karena seteiap tetes keringat dan air mata mu menjadi aroma kerinduan kami...
Ibu...
Apapun diri mu..
Siapapun diri mu...
Bagi kami engakau adalah...
Yang Terhebat...
Yang terindah...
Terimakasih Ibu...
#selamathariibu
#permpuanpenglahirperadapan
#perempuanterindah
#pkssayangibu
#ayolebihbaik
#pksnomor8
Titik Awal Peradapan
Titik awal peradapan..
Edriana, S.Pd
Berada di suatu titik. Di mana hal yang berbeda di perlihatkan. Dipertontonkan. Halus, sungguh halus. Tapi hati ini ada getar nya.
Berada pada titik yang mendewasakan. Inilah dunia, dengan segala pernik nya. Dengan segala gegap gempitanya. Bisa meluluhkan yang ada. Tapi sebaliknya bisa membangun yang kosong.
Wajah-wajah teduh penuh cita dan harapan trus melaju dan berlari. Berlari dengan cita-cita Ilahi.
Jiwa-jiwa kemanusian pun menampakkan rupanya. Merenggut dari indah dan besarnya cita.
Kilat mata kadang berobah. Melahirkan apa yang jauh di dalam. Walau kadang ku diam. Tapi getarannya itu ada.
Ibarat air susu berada antara darah kotoran. Tapi dia tetap suci. Tetap tak ternoda.
Itulah yang ditunggu..
Itulah yang di cari..
Karena di sinilah di mulai peradapan...
Peradapan itu...
Cita-cita besar itu...
Jangan lari..jangan tinggalkan...
Begitu banyak asa dan harapan tersemat..
Walau luka..teruslah berjalan..
Walau tangan-tangan tak terhulur masih ada mentari pagi yang tersenyum..
Walau banyak yang meninggalkan mu...
Tapi Aku selalu di sisi mu...
Lepaskan duka mu...
Seret lagi langkah mu...
Susun awan-awan yang aka meniupkan harapan..
Harapan bagi orang yang terluka...
Harapan bagi orang-orang yang berduka...
Payakumbuh, 21 des 2018
Dini hari
#ayolebihbaik
Edriana, S.Pd
Berada di suatu titik. Di mana hal yang berbeda di perlihatkan. Dipertontonkan. Halus, sungguh halus. Tapi hati ini ada getar nya.
Berada pada titik yang mendewasakan. Inilah dunia, dengan segala pernik nya. Dengan segala gegap gempitanya. Bisa meluluhkan yang ada. Tapi sebaliknya bisa membangun yang kosong.
Wajah-wajah teduh penuh cita dan harapan trus melaju dan berlari. Berlari dengan cita-cita Ilahi.
Jiwa-jiwa kemanusian pun menampakkan rupanya. Merenggut dari indah dan besarnya cita.
Kilat mata kadang berobah. Melahirkan apa yang jauh di dalam. Walau kadang ku diam. Tapi getarannya itu ada.
Ibarat air susu berada antara darah kotoran. Tapi dia tetap suci. Tetap tak ternoda.
Itulah yang ditunggu..
Itulah yang di cari..
Karena di sinilah di mulai peradapan...
Peradapan itu...
Cita-cita besar itu...
Jangan lari..jangan tinggalkan...
Begitu banyak asa dan harapan tersemat..
Walau luka..teruslah berjalan..
Walau tangan-tangan tak terhulur masih ada mentari pagi yang tersenyum..
Walau banyak yang meninggalkan mu...
Tapi Aku selalu di sisi mu...
Lepaskan duka mu...
Seret lagi langkah mu...
Susun awan-awan yang aka meniupkan harapan..
Harapan bagi orang yang terluka...
Harapan bagi orang-orang yang berduka...
Payakumbuh, 21 des 2018
Dini hari
#ayolebihbaik
Tetaplah Berdiri
Tetaplah Berdiri...
Oleh: Edriana, S.Pd
Hidangan langit itu ada...
Pertolongan Allah itu nyata...
Jangan takut, jangan gentar...
Maju terus, dengan semangat...
Sembunyikan sedih mu, titip ditetes air wuduk mu
Hilangkan penat mu, dengan senyum2 tulus yang terukir...
Sembuhkan sakit mu, dengan dekapan Ilahi disetiap sujud mu...
Dunia terus berputar...
Angin terus bertiup..
Tiupannya menyampaikan pesan..
"Tetaplah berdiri, walau semua dunia mengingikan yang lain"
Pyk, 9 Des 2018
#ayolebihbaik
#PKSnomor8
#calegperempuan
#nomer9
Oleh: Edriana, S.Pd
Hidangan langit itu ada...
Pertolongan Allah itu nyata...
Jangan takut, jangan gentar...
Maju terus, dengan semangat...
Sembunyikan sedih mu, titip ditetes air wuduk mu
Hilangkan penat mu, dengan senyum2 tulus yang terukir...
Sembuhkan sakit mu, dengan dekapan Ilahi disetiap sujud mu...
Dunia terus berputar...
Angin terus bertiup..
Tiupannya menyampaikan pesan..
"Tetaplah berdiri, walau semua dunia mengingikan yang lain"
Pyk, 9 Des 2018
#ayolebihbaik
#PKSnomor8
#calegperempuan
#nomer9
Aliran Keberkahan 212
Aliran Keberkahan 212
Oleh: Edriana, S.Pd
Begitu banyak keberkahan yang diberikan Allah Atas Acara temu alumni 212. Keberkahannya mengalir, menyebar dan dirasakan semua pihak.
Temu Alumni 212 membantah secara nyata bahwa Islam itu radikal, keras dan sembrawutan. Para Alumni memperlihatkan Islam itu Rahmat bagi seluruh Alam,Islam itu cinta damai, tertib dan berwibawa.
Selain itu efek berkahnya juga di rasakan rakyat. Perekonomian mereka bergerak. Berputar begitu kencang. Dari usaha kecil seperti pedagang asongan, pedagang kaki lima, sampai bisnis kelas berat merasakan aliran berkahnya.
Sebut saja penjual makanan, minuman, sovenir, tissu, vocher internet, pulsa dll.
Agen-agen kendaraan, mulai dari angkot, bis, ojol, kereta sampai pesawat kebagian berkahnya.
Hotel, penginapan, restoran, kafe, mini market, supermarket, kebagian berkah juga.
Stasiun Tivi yang menayangkan acara, kebagian juga. Hampir semua masyarakat yg tidak bisa hadir di Monas, akan memutar dan melihat stasiun tivi yang menayangkan siaran lansung. Ranting pun naik. Iklan pun masuk.
MasyaAllah masih banyak lagi yang lainnya.
MasyaAllah..tak sampai di situ. Silaturrahim dan ghirah jihad pun akan bergelora di dada setiap mujahid/ah yang datang. Bahkan pada setiap hati ummat, tak hanya ummat islam saja. Non Islam pun merasakan. Bahkan rerumputan pun merasakan.
Aliran keberkahan yang amat dahsyat.
Dahsyat, tetapi lembut dan terhormat. Menampilkan wajah Islam yang sebenarnya.
Melihatkan ukhuwah islamiyah yang hakiki.
Allahu Akbar..allahuAkbar..Allahu Akbar...
#alumni212
#islamrahmatanlilalamin
#aliranberkah
Oleh: Edriana, S.Pd
Begitu banyak keberkahan yang diberikan Allah Atas Acara temu alumni 212. Keberkahannya mengalir, menyebar dan dirasakan semua pihak.
Temu Alumni 212 membantah secara nyata bahwa Islam itu radikal, keras dan sembrawutan. Para Alumni memperlihatkan Islam itu Rahmat bagi seluruh Alam,Islam itu cinta damai, tertib dan berwibawa.
Selain itu efek berkahnya juga di rasakan rakyat. Perekonomian mereka bergerak. Berputar begitu kencang. Dari usaha kecil seperti pedagang asongan, pedagang kaki lima, sampai bisnis kelas berat merasakan aliran berkahnya.
Sebut saja penjual makanan, minuman, sovenir, tissu, vocher internet, pulsa dll.
Agen-agen kendaraan, mulai dari angkot, bis, ojol, kereta sampai pesawat kebagian berkahnya.
Hotel, penginapan, restoran, kafe, mini market, supermarket, kebagian berkah juga.
Stasiun Tivi yang menayangkan acara, kebagian juga. Hampir semua masyarakat yg tidak bisa hadir di Monas, akan memutar dan melihat stasiun tivi yang menayangkan siaran lansung. Ranting pun naik. Iklan pun masuk.
MasyaAllah masih banyak lagi yang lainnya.
MasyaAllah..tak sampai di situ. Silaturrahim dan ghirah jihad pun akan bergelora di dada setiap mujahid/ah yang datang. Bahkan pada setiap hati ummat, tak hanya ummat islam saja. Non Islam pun merasakan. Bahkan rerumputan pun merasakan.
Aliran keberkahan yang amat dahsyat.
Dahsyat, tetapi lembut dan terhormat. Menampilkan wajah Islam yang sebenarnya.
Melihatkan ukhuwah islamiyah yang hakiki.
Allahu Akbar..allahuAkbar..Allahu Akbar...
#alumni212
#islamrahmatanlilalamin
#aliranberkah
Bertemu Karena Allah
Bertemu Karena Allah
Oleh: Edriana,S.Pd
Di sana kita bertemu...
Di sana hati saling bersatu..
Di sana tangan saling bergenggaman...
Di sana mata meneteskan air mata...
ALLAHU AKBAR...
Karena Allah kita bertemu...
Karena Allah lah kita bersatu...
Karena Allah kita berjuang...
Karena Allah lah kita serukan kebenaran dan kedamain...
Walau raga tidak di sana...
Tapi jiwa-jiwa dan hati kami Bersama kalian di sana saudara-saudara ku..
Selamat bertemu...
Selamat beralumni...
Demi ummat..
Demi Indonesia yang lebih baik...
#alumni212
#persarsatuanummat
#PKSkonsistenbersamaummat
#PartaiDakwah
#PKSno8
#2019gantipresiden
#PADI
#ayolebihbaik
Oleh: Edriana,S.Pd
Di sana kita bertemu...
Di sana hati saling bersatu..
Di sana tangan saling bergenggaman...
Di sana mata meneteskan air mata...
ALLAHU AKBAR...
Karena Allah kita bertemu...
Karena Allah lah kita bersatu...
Karena Allah kita berjuang...
Karena Allah lah kita serukan kebenaran dan kedamain...
Walau raga tidak di sana...
Tapi jiwa-jiwa dan hati kami Bersama kalian di sana saudara-saudara ku..
Selamat bertemu...
Selamat beralumni...
Demi ummat..
Demi Indonesia yang lebih baik...
#alumni212
#persarsatuanummat
#PKSkonsistenbersamaummat
#PartaiDakwah
#PKSno8
#2019gantipresiden
#PADI
#ayolebihbaik
Inti Risalah Yang Mulia
Inti Risalah yang Mulia
Oleh:Edriana,S.Pd
Kemuliaan itu berasal dari akhlak yang indah, bukan dari dari kesombongan dan kebohongan.
Kepercayaan itu datang dari akhlak mulia, bukan dari keindahan kata-kata dan retorika semata.
Kecintaan itu akan datang dari akhlak mulia, bukan dari kepura-puraan dan senyum palsu yang dipaksa.
Akhlak mulia inti risalah Rasul yang mulia...
Yang akan mengantarkan kepada Syurga-Nya.
Andai akhlak ini masih tercela, mari bersama kita rubah. Saling mengingatkan adalah intinya.
Agar bersama nanti kita di syurga...
#akhlakmulia
#ayolebihbaik
#PKSno8
#calegdapil1payakumbuhbarat
#no9
Oleh:Edriana,S.Pd
Kemuliaan itu berasal dari akhlak yang indah, bukan dari dari kesombongan dan kebohongan.
Kepercayaan itu datang dari akhlak mulia, bukan dari keindahan kata-kata dan retorika semata.
Kecintaan itu akan datang dari akhlak mulia, bukan dari kepura-puraan dan senyum palsu yang dipaksa.
Akhlak mulia inti risalah Rasul yang mulia...
Yang akan mengantarkan kepada Syurga-Nya.
Andai akhlak ini masih tercela, mari bersama kita rubah. Saling mengingatkan adalah intinya.
Agar bersama nanti kita di syurga...
#akhlakmulia
#ayolebihbaik
#PKSno8
#calegdapil1payakumbuhbarat
#no9
Bergeraklah
Bergeraklah!
Oleh: Edriana, S.Pd
Gerak, teruslah bergerak...
Walau debu berterbangan menutupi penglihatan mu..
Gerak, dan teruslah bergerak walau awan kadang menambah berat langkah mu...
Gerak..dan teruslah bergerak
Angin akan menyertai mu..
Mentari akan selalu menyertai mu..
Gerak, dan teruslah bergerak..
Hujan akan membasuh peluh mu...
Kabut akan sembunyikan duka mu..
Gerak, dan teruslah bergerak..
Karena tujuan belum sampai...
Tujuan kita di sana..
Jannatul firdaus...
#ayolebihbaik
#bergeraklah
#calegperempuan
#calegpks
#dapil1payakumbuhbarat
Oleh: Edriana, S.Pd
Gerak, teruslah bergerak...
Walau debu berterbangan menutupi penglihatan mu..
Gerak, dan teruslah bergerak walau awan kadang menambah berat langkah mu...
Gerak..dan teruslah bergerak
Angin akan menyertai mu..
Mentari akan selalu menyertai mu..
Gerak, dan teruslah bergerak..
Hujan akan membasuh peluh mu...
Kabut akan sembunyikan duka mu..
Gerak, dan teruslah bergerak..
Karena tujuan belum sampai...
Tujuan kita di sana..
Jannatul firdaus...
#ayolebihbaik
#bergeraklah
#calegperempuan
#calegpks
#dapil1payakumbuhbarat
Nga Papa Kok Mi
"Nga Papa Kok Mi"
Oleh: Edriana, S.Pd
"Nga papa kok mi, klo nga ada hadiah.."kata mulut kecilnya. "Beneran nih nga papa?" Tanya ku meyakinkan putri kecil ku yang milad yg ke lima hari ini. "Beneran, nga papa kok" jawab nya meyakinkan ku. Gaya bicara yang seperti orang dewasa itu bikin aku ketawa. Karena intonasi dewasa, tapi ngomongnya masih cadel githu..hehehe
Memang kami terbiasa mengajak anak2 berdialog. Mengajarkan mengerti situasi. Mengajarkannya empati. Jadi mereka terbiasa kalau kehendak mereka tidak harus ada saat itu juga. Ummi abi bukan Allah. Hanya Allah yang bisa kun fayakun. Berdoa dulu, berusaha dulu.
Ummi abinya tidak doraemon yang punya kantong ajaib. Ada situasi ummi abi lagi sibuk. Apa lagi masa-masa kampanye seperti sekarang ini. Atau ada kondisi ummi abi nga ada uang, kalaupun ada uang, mungkin untuk kebutuhan lain yang lebih mendesak. Atau ada kondisi yg tidak memungkinkan keinginan mereka tak dapat lansung ada.
Seperti sakit dan sebagainya.
Kami ajarkan mereka menabung, jadi kalau ada keinginan mereka bisa mengerti bagaimana sesuatu itu perlu uang bila sesuatu itu harus dibeli.
Kami ajarkan mereka belajar..menikmati proses jika menginginkan sesuatu. Misalkan mau makanan, kami ajarkan mereka proses membuat makanan tersebut. Dan alhamdulillah makan-makan sederhana seperti telur mata sapi, telur dadar, bakwan, nasi goreng,dll anak2 bisa bikin sendiri.
Bahkan mereka menikmatinya. Kepuasan terpancar saat pujian sayang keluar dr mulut ummi abinya ini. Walaupun dapur dan rumah bak istana yang habis kena serbu musuh...hihihi!!
Bila ingin mainan, bisa dibikin sendiri. Playdoh bisa dibikin dr tepung teringu, pesawat2an bisa dibikin dr kertas, istana, bisa dibikin dengan berbagai kain yang digantungkan. Taraa!! Hehehe, jadi lah mainan yang kadang2 bikin kagum ummi abinya. Bahkan hal ini membuat mereka leb8h kreatif dan kompak. Walau diselingi dengan pertengkaran kecil dan air mata.
Anak-anak butuh di cintai dan disayangi. Bukan dimanja. Sekali-sakali mungkin, boleh lah.
Tapi kita memang mengharuskan mereka bersyukur, berdamai dengan situasi, belajar berproses dan melajar menahan diri dan keinginannya. Yang menurut saya itu keterampilan emosi yang harus diajarkan dan di biasakan oleh kita orang tuanya.
Apapun kondisi mereka, mereka harus tetap bersyukur. Kerena di belahan bumi lain banyak sekali saudara2 mereka yang jauh lebih menyesihkan kindisinya. Baik itu karena perang seperti di Palestina ataupun karena bencana lainnya.
Met milad raisa sayang. Udah nga balita lagi ya Nak..😘😘😘
Jilbab cantiknya yg dibelikan abi udah dicoba khaaan???😅😍
#miladraisa
#20112018
#anakummiabi
Oleh: Edriana, S.Pd
"Nga papa kok mi, klo nga ada hadiah.."kata mulut kecilnya. "Beneran nih nga papa?" Tanya ku meyakinkan putri kecil ku yang milad yg ke lima hari ini. "Beneran, nga papa kok" jawab nya meyakinkan ku. Gaya bicara yang seperti orang dewasa itu bikin aku ketawa. Karena intonasi dewasa, tapi ngomongnya masih cadel githu..hehehe
Memang kami terbiasa mengajak anak2 berdialog. Mengajarkan mengerti situasi. Mengajarkannya empati. Jadi mereka terbiasa kalau kehendak mereka tidak harus ada saat itu juga. Ummi abi bukan Allah. Hanya Allah yang bisa kun fayakun. Berdoa dulu, berusaha dulu.
Ummi abinya tidak doraemon yang punya kantong ajaib. Ada situasi ummi abi lagi sibuk. Apa lagi masa-masa kampanye seperti sekarang ini. Atau ada kondisi ummi abi nga ada uang, kalaupun ada uang, mungkin untuk kebutuhan lain yang lebih mendesak. Atau ada kondisi yg tidak memungkinkan keinginan mereka tak dapat lansung ada.
Seperti sakit dan sebagainya.
Kami ajarkan mereka menabung, jadi kalau ada keinginan mereka bisa mengerti bagaimana sesuatu itu perlu uang bila sesuatu itu harus dibeli.
Kami ajarkan mereka belajar..menikmati proses jika menginginkan sesuatu. Misalkan mau makanan, kami ajarkan mereka proses membuat makanan tersebut. Dan alhamdulillah makan-makan sederhana seperti telur mata sapi, telur dadar, bakwan, nasi goreng,dll anak2 bisa bikin sendiri.
Bahkan mereka menikmatinya. Kepuasan terpancar saat pujian sayang keluar dr mulut ummi abinya ini. Walaupun dapur dan rumah bak istana yang habis kena serbu musuh...hihihi!!
Bila ingin mainan, bisa dibikin sendiri. Playdoh bisa dibikin dr tepung teringu, pesawat2an bisa dibikin dr kertas, istana, bisa dibikin dengan berbagai kain yang digantungkan. Taraa!! Hehehe, jadi lah mainan yang kadang2 bikin kagum ummi abinya. Bahkan hal ini membuat mereka leb8h kreatif dan kompak. Walau diselingi dengan pertengkaran kecil dan air mata.
Anak-anak butuh di cintai dan disayangi. Bukan dimanja. Sekali-sakali mungkin, boleh lah.
Tapi kita memang mengharuskan mereka bersyukur, berdamai dengan situasi, belajar berproses dan melajar menahan diri dan keinginannya. Yang menurut saya itu keterampilan emosi yang harus diajarkan dan di biasakan oleh kita orang tuanya.
Apapun kondisi mereka, mereka harus tetap bersyukur. Kerena di belahan bumi lain banyak sekali saudara2 mereka yang jauh lebih menyesihkan kindisinya. Baik itu karena perang seperti di Palestina ataupun karena bencana lainnya.
Met milad raisa sayang. Udah nga balita lagi ya Nak..😘😘😘
Jilbab cantiknya yg dibelikan abi udah dicoba khaaan???😅😍
#miladraisa
#20112018
#anakummiabi
Langganan:
Postingan (Atom)